“Mengapa Badanku Terasa Sakit Begini?!”

parent-guide.jpg

Selain kelelahan yang luar biasa, setelah melahirkan seorang ibu juga kerap mengalami beberapa keluhan sakit (post-partum pain) lainnya. Simak cara mengatasi keluhan umum dan biasa ini.

Belum pergi baby blues yang dirasa, Ussy (30 tahun) harus merasakan keluhan sakit di sekujur tubuhnya.
“Ma kenapa badanku terasa sakit begini ya? Tulang nyeri dan terasa mau patah rasanya!” Ussy mengeluh pada Mamanya. Sang Mama hanya tersenyum. Pikirnya, dia sudah merasakan hal yang sama sampai tiga kali.
“Itu biasa Sy. Nanti juga hilang. Mau Mama panggilkan tukang urut apa?”

‘Perjuangan’ Belum Selelsai

Usai persalinan, perjuangan mengatasi kondisi badan belum selesai sampai di situ. Masih ada keluhan-keluhan lain yang muncul. Itu karena tubuh ibu hamil sedang mencoba kembali ke dalam kondisi normal seperti sebelum kehamilan. Tak perlu heran bila hal itu terjadi hingga 6 pekan lamanya. “Makanya selesai bersalin ibu harus banyak istirahat untuk mengembalikan tenaganya yang terkuras saat persalinan,” tukas Dr. Med. Ali Baziad, Sp.OG, dokter kandungan dari RS Cipto Mangun Kusumo, Jakarta.

Menurut Ali, istirahat ini sangat diperlukan terutama saat si ibu masih mengalami nifas. Namun terkadang memang sulit bagi seorang ibu untuk mendapatkan istirahat yang ia perlukan. Selain harus menyusui sang bayi, kadang banyak pula ibu yang harus melakukan berbagai hal sendirian, misalnya seperti mengganti popok bayi, dan lainnya. “Bantuan tenaga sangat diperlukan, sehingga si ibu bisa ikut mendapatkan istirahat saat bayinya juga tidur. Bila tidak, tentunya akan sangat melelahkan bagi si ibu,” jelas Ali lagi.

Nyeri Perineum dan Konstipasi

Selain keletihan yang luar biasa, para ibu yang melahirkan secara normal umumnya akan mengalami sakit pada bagian perineum. Menurut Dr. Trisha Macnair dari The Medicine for the Elderly, Inggris, sakit di area yang terletak antara vagina dan rectum (anus) ini sebenarnya bisa dikurangi dengan menggunakan air hangat atau dikompres dengan air dingin di sekitar area tersebut.  “Biasakan setelah buang air mengguyurnya dari depan ke belakang. Hal ini untuk menghindari terjadinya infeksi akibat bakteri atau jamur dari sekitar rectum,” saran Trisha.

Rasa sakit di sekitar daerah perineum ini, lanjut Trisha, juga membuat si ibu sulit untuk bisa duduk dengan nyaman. “Untuk membantunya, gunakan ganjalan duduk sehingga daerah yang sakit itu tidak terlalu tertekan.” Trisha menyarankan untuk menggunakan bantalan duduk berbentuk donat yang bisa didapat di apotik atau toko kebutuhan ibu dan bayi. Tapi biasanya, sebelum ibu pulang dokter kandungan yang mengurus akan meresepkan obat penghilang nyeri.

Hal umum lainnya yang kerap dialami usai persalinan adalah rasa tak nyaman akibat sulit buang air besar (konstipasi) atau sembelit. Keduanya, terang Trisha, bisa diatasi dengan menggunakan krim atau spray yang diimbangi dengan konsumsi makanan berserat tinggi serta banyak cairan. Meski begitu, ada baiknya penggunaan obat-obatan dikonsultasikan terlebih dulu pada dokter kandungan. “Terutama bila saat bersalin sempat dilakukan episiotomi atau sayatan lainnya di daerah perineal,” pesan Trisha.

Keluhan Fisik Lain

Selain nyeri perineum dan sembelit, masih ada keluhan-keluhan fisik yang  mungkin akan dirasakan ibu. Apa saja dan bagaimana mengatasinya?

  • Pegal Otot

Beberapa hari usai bersalin, sangat mungkin akan muncul pegal di beberapa bagian tubuh. Tak perlu resah, pegal adalah efek posisi bersalin yang ketika itu Anda harus menekuk kaki berjam-jam, mengejan, dan sebagainya. Lagipula melahirkan bisa dipadankan dengan melakukan lari marathon. Meski yang banyak bergerak adalah bagian kaki atau punggung, namun semua tubuh pun akan merasa ikut letih dan pegal-pegal.

Untuk menguranginya, sebaiknya Anda mandi dengan air panas, pijat atau teknik lainnya yang bisa membuat Anda merasa nyaman. Melakukan stretching ringan dan banyak jalan setelah melahirkan, juga mampu mengurangi. Praktisnya, konsultasikan saja keluhan Anda ini ke dokter kandungan Anda untuk mendaptkan alternatif terapi yang tepat. 

  •  Nyeri Pantat

Daerah ini adalah bagian yang memang umum memunculkan rasa sakit. Di saat melahirkan, bagian ini akan membesar sebagai jalan keluar buah hati kita dan setelahnya perlahan-lahan akan kembali seperti semula. Sehingga sangat wajar bila bagian inilah yang paling sering menimbulkan sakit, dibanding bagian tubuh lainnya.

Untuk menghindari infeksi dan rasa sakit, beberapa minggu pasca melahirkan Anda sebaiknya mandi dengan bantuan lap basah saja. Biasanya, cara melakukannya sudah langsung diajarkan oleh para perawat setelah persalinan. Selain lap, Anda juga bisa menggantinya dengan spons halus khusus mandi yang bisa ditemui di toko-toko.

  • 3. Sakit Kepala

Sakit kepala bisa terjadi akibat adanya perubahan kadar hormone. Akan lebih berpotensi muncul bila saat persalinan Anda dibantu oleh epidural atau spinal sebagai penghilang rasa sakit saat melahirkan. Relaksasi sangat membantu untuk mengurangi sakit kepala, atau merebahkan diri selama beberapa hari (simple bedrest).

  • 4. Payudara Sakit

Rasa sakit seperti rasa penuh, hangat dan nyeri ini umumnya dirasakan bila Air Susu Ibu (ASI) di payudara Anda telah penuh. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menyusui si kecil. Cara lainnya, adalah dengan mengompres dengan menggunakan air hangat.  Yang perlu diperhatikan, hindari memompa ASI kecuali bila si bayi benar-benar menolak untuk disusui. Mengapa? Karena memompanya hanya akan merangsang payudara untuk lebih banyak memproduksi ASI lagi, sehingga sakit yang dirasakan akan semakin parah. Memberikan ASI secara teratur, akan membantu payudara memproduksi ASI yang sesuai dengan kebutuhan si kecil.

Memang, keluhan-keluhan di atas akan mengurangi kenyamanan ibu beraktifitas. Meski begitu, rasa sakit ini kebanyakan tak terlalu menyakitkan seperti yang diperkirakan banyak orang. Kuncinya, teruslah berkonsultasi dengan dokter Anda, untuk mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. n PG

Powered by ScribeFire.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: