The Hidden Fact About Pregnancy

parent-guide.jpg

Ada gangguan ‘tersembunyi’ yang kadang dapat menggangu kehamilan. Agar tak terlambat ada baik mengetahui apa saja gangguan itu.

Kehamilan seharusnya menjadi masa yang sangat indah bagi para wanita. Tapi seringkali ada beberapa ibu yang kehamilannya memiliki komplikasi dengan penyakit yang tak diinginkan atau dengan kondisi tertentu. Sebuah kondisi nyata yang mungkin menjadi fakta tersembunyi.

  • Bisa Berisiko

Bila ini fakta tersembunyi ini menjadi gangguan yang nyata, maka kehamilan menjadi sangat berisiko. Tapi untungnya, seiring berkembangnya teknologi kesehatan, ibu hamil kini dapat dengan mudah mendapatkan penanganan atas komplikasi yang terjadi pada kehamilannya. Dengan teknologi itu para ibu hamil dapat memonitor tanda dan gejala-gejala yang menyertai risiko kehamilan. Beberapa fakta ‘tersembunyi’ mengenai kehamilan di bawah ini mungkin dapat membantu Anda untuk menjaga kehamilan Anda. Fakta itu misalnya :

  • Gestational Diabetes

Ini adalah gangguan diabetes yang terjadi selama kehamilan. Penyakit kencing manis (diabetes) terjadi saat tubuh ibu tak dapat dengan baik memproses glukosa. Bila ini terjadi, maka janin akan menerima glukosa sangat banyak. Akibatnya bayi akan membesar. Bila bayi membesar tentu akan sangat menyulitkan ibu menjalankan persalinan. Ibu yang mengalami gestational diabetes, akan terus dimonitor gula darahnya. Begitu juga dengan perkembangan janin yang ada di dalam rahim. Janin akan dijaga pertumbuhannya agar tumbuh normal dan sehat.

Tak hanya pada wanita yang memiliki bakat penyakit diabetes saja. Kini umumnya, semua ibu hamil, pada trimester kedua akan diminta melakukan pemeriksaan glukosa darah. Pemeriksaan ini dilakukan demi mengjindari problem kesehatan berikutnya yang bakal muncul, seperti munculnya gangguan darah tinggi, masalah jantung dan lahir prematur.

  • Lahir Prematur

Ibu hamil yang mengalami komplikasi pada kehamilannya akan lebih sering mengalami persalinan yang lebih cepat. Merokok, tak memperhatikan asupan gizi, mencandu obat atau alkohol dapat menjadi penyebabnya. Bahkan perilaku-perilaku tak sehat itu dapat menimbulkan kecacatan bayi.  Kelahiran premature terjadi bila janin lahir saat usia kehamilan berada diantara usia 20 pekan dan sebelum 37 pekan. Normalnya, janin harus lahir pada usia ke 38 hingga 40 pekan. Di AS diperkirakan, kelahiran prematur terjadi 6 sampai 10 persen pada usia 20 hingga 37 pekan, dari kelahiran yang terjadi di negeri ini.

Kelahiran premtur, menurut riset terjadi pada semua kelompok usia dan pada semua starat sosial.

  • Kontraksi Braxton Hicks.

Ternyata pada kehamilan juga dapat terjadi konstraksi palsu. Inilah yang disebut dengan ‘Braxton Hicks Contractions’. Kontraksi ini terjadi karena uterus, sebagai sebuah otot yang besar, mulai berkontraksi secara ritmis. Kontraksi ini tak teratur dan juga tak menyakitkan. Meski tak membahayakan kehamilan, Anda perlu tahu kontraksi ini sebab seringkali terjadi di usia kehamilan akhir.

  • Kelainan Kromoson.

Meski belum jelas benar apa yang menjadi penyebabnya, kelainan kromosom pada janin juga membayangi ibu hamil. Ben Hamel, dari Department of Human Genetics, University Medical Centre Nijmegen, The Netherlands, menyatakan dalam jurnal Clinical Aspects of The Fragile X Syndrome and Other Forms of X-Linked Mental Retardation, bahwa tingkat carrier (pembawa kelainan kromosom) pada pria mencapai 1,8 : 1.000, sedangkan untuk wanita 2,4 : 1.000. Ben menyebutkan, sindroma X-linked mental retardation (XLMR) antara lain seperti fragile X syndroma, Coffin-Lowry syndrome, Alpha-thalassaemia-retardation X (ATR-X) syndrome, XL dominant, Lissencephaly, dan Hunter Syndrome mungkin dapt dialami janin dalam kandungan. Karena itu diperlukan diagnosis prenatal—janin di dalam kandungan—yang berguna tak hanya sekadar untuk mendeteksi kecacatan ataupun terminasi kehamilan, tetapi banyak juga masalah lainnya.

  • Segera Konsultasi

Bila kontraksi itu terjadi lebih dari 5 kali dalam satu jam, atau kurang dari 15 menit ibu hamil siap menjawab pertanyaan seperti ini ; kapan kontraksi itu muncul? Bagaimana rasa dan frekuensi kontraksi itu? Apa yang Anda lakukan bila kontraksi itu muncul? Apakah Anda merasakan gejala lain seperti kram haid (perut), kram perut dengan diare, nyeri punggung yang terasa hingga ke perut, terjadi perubahan warna pada vagina, tekanan di panggul konstan atau periodik?

Sambil menunggu penganganan, ibu hamil sebaiknya berbaring sambil meninggikan lutut/kaki, atau meminum dua hingga tiga gelas air putih atau jus. Dua cara penganggulangan ini kadang dapat meredakan kontraksi. Bila masih kontraski segera dating ke dokter Anda. Sementara untuk mengatasi gangguan lain—diabetes, lahir premature, monitoring kromosom—ibu hamil sebaiknya sudah melakukan pemeriksaan awal atau sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh dokter saat konsultasi awal. n PG




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: