Pentingnya Triptofan dalam ASI

parent-guide.jpg

Banyak yang belum tahu, ASI ternyata kaya triptofan – ‘bahan baku’ serotonin otak yang sangat penting untuk memori, tidur dan relaksasi.

Triptofan adalah salah satu asam amino esensial yang penting bagi tubuh manusia – sejak lahir sampai tua – untuk membuat serotonin. Menurut Jalaluddin Rakhmat – pakar komunikasi yang menekuni dunia psikologi dan neurologi – dalam bukunya Belajar Cerdas, Belajar Berbasis Otak, triptofan dimetabolisasi menjadi amino bernama serotonin.

Jika Kekurangan Triptofan

Karena triptofan adalah ‘bahan baku’ serotonin, dapat disimpulkan bahwa kekurangan triptofan mengakibatkan tingkat serotonin rendah. Padahal, serotonin adalah salah satu neotransmitter (molekul kimia yang menyampaikan pikiran dan perasaan ke seluruh jaringan syaraf dan mengubah-ubah kita setiap saat) otak. Merujuk buku Your Miracle Brain-nya Jean Carper, Jalaluddin menyebutkan bahwa serotonin meningkatkan memori dan mencegah proses kerusakan otak karena usia. Ia juga merujuk Dr. Pierce Howard dalam The Owner’s Manual for the Brain yang menyebutkan bahwa, “Serotonin yang tinggi berkaitan dengan tidur dan relaksasi, sedangkan serotonin yang rendah berhubungan dengan depresi.”

James W. Prescott, Ph.D dari Insititute of Humanistic Science mengaitkan kekurangan serotonin dengan berbagai hal negatif seperti depresi, tindakan impulsif yang tak terkontrol, kekerasan (bunuh diri dan pembunuhan) serta ketergantungan/penyalahgunaan obat pada anak maupun orang dewasa. Menurutnya, ada dua hal di masa bayi yang menyebabkan anak/orang dewasa kekurangan serotonin sehingga mengalami hal-hal negatif tersebut. Pertama, gagalnya pembentukan ikatan kasih sayang fisik (physical affectional bonding) dengan ibu – misalnya saja jarang didekap, dibelai dan digendong. Kedua, tidak disusui. “Kita tahu menyusui adalah cara alami untuk memastikan adanya ikatan kasih sayang fisik dalam hubungan ibu dan bayi, tapi banyak yang tidak tahu bahwa ASI dan kolostrum mengandung triptofan – asam amino perintis esensial yang penting untuk pengembangan serotonin otak – yang tidak ada dalam susu formula,” ujar Prescott.   

ASI Kaya Triptofan

Semua kebutuhan asam amino esensial harus dipenuhi dari luar tubuh, yaitu lewat diet dalam makanan. Ini lantaran tubuh tidak bisa membuatnya sendiri. Air susu ibu (ASI) adalah makanan yang tinggi triptofannya. Menurut Food and Agricultural Organization (FAO), kandungan triptofan dalam ASI adalah 31 mg per kilokalori.

Sebenarnya, semua produk susu (dari mamalia) mengandung triptofan. Tapi seperti diakui sendiri oleh Eric L Lien, peneliti dari Nutrition Research and Development sebuah perusahaan susu formula di Philadelphia, Amerika Serikat, konsentrasi alfa-laktalbumin (protein yang dominan dalam ASI) relatif rendah di dalam susu formula, sementara beta-laktoglobulin (protein yang tidak ditemukan dalam ASI) justru paling dominan dalam protein whey susu formula. “Alfa-laktalbumin kaya triptofan, yang umumnya merupakan asam amino yang terbatas jumlahnya di dalam susu formula,” kata Lien.

Menurut Lien, untuk memenuhi semua kebutuhan asam amino bayi,  konsentrasi protein pada susu formula harus dibuat lebih tinggi daripada konsentrasi protein dalam ASI. Padahal seperti dikemukakan Dr. Utami Roesli dalam bukunya ‘Mengenal ASI Eksklusif;, laktoglobulin dan bovine serum albumin yang terdapat pada susu sapi sering menyebabkan alergi pada bayi. Tapi menurut Lien, saat ini sudah ada susu formula yang ditingkatkan konsentrasi alfa-laktalbuminnya dan diturunkan konsentrasi beta-laktoglobulinnya, dengan kata lain susu formula tersebut ‘kaya triptofan tapi rendah protein’, sehingga lebih aman untuk bayi. Nah, Anda pilih yang mana? Triptofan yang ‘asli dari sananya’ atau yang hasil pengayaan? PG   





    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: