Baby’s Vision Development

parent-guide.jpg

Tak perlu gusar mendapatai mata si kecil tak fokus pada hari-hari pertama kehidupannya. Itu bukan masalah, tapi karena fungsi penglihatannya belum berkembang sempurna.

Semua orangtua tentu mengharapkan kondisi anaknya sempurna saat dilahirkan. Karenanya, setelah dilahirkan, dokter melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi bayi tak ada masalah. Salah satu bagian tubuh yang diperiksa adalah mata. Ketika Anda menanyakan normal-tidaknya penglihatan mata bayi, dokter biasanya tak bisa memberikan jawaban segera. “Hal ini disebabkan penglihatan seorang anak sangat tergantung pada perkembangan mentalnya, yaitu ada koordinasi antara penglihatan dengan otak atau mental,” jelas Prof. Dr. Sidharta Illyas, Sp.M, spesialis mata dari Klinik MataTalang, Jakarta Pusat.

Tahap Perkembangan
Ketajaman penglihatan tak hanya dipengaruhi oleh susunan jaringan mata yang normal atau bentuk mata yang baik. Tapi diperlukan juga rangsangan untuk mengoptimalkan penglihatan yang normal.

  1. Bayi Baru Lahir
    Saat dilahirkan, sistem penglihatan bayi masih jauh dari sempurna. Bintik kuning—bagian terpenting perkembangan penglihatan–belum berkembang. Namun seiring perkembangan bagian itu, kelak perkembangan kemampuan penglihatan bayi pun akan semakin baik. Dalam beberapa bulan pertama bayi belum mampu memusatkan penglihatan terhadap objek yang berada lebih dari 25 cm dari wajahnya. Namun bila ada sumber penerangan yang kuat bayi baru lahir bisa menggerakkan kepalanya mencari cahaya itu. Mata bayi baru lahir peka terhadap wajah manusia dan gerakan. Terhadap warna pun masih terbatas pada warna-warna cerah seperti merah, biru, lalu berkembang ke warna sekunder (hijau dan kuning).
  2. 1- 4 Bulan
    Pada usia satu bulan, bayi sudah bisa mengikuti gerakan sebuah objek. Masuk usia 3 bulan, ia akan mengarahkan matanya pada benda-benda yang bergerak di depan matanya. Kemampuan penglihatan tiga dimensi sudah lengkap pada usia 4 bulan.  Di usia ini bayi juga mulai mencoba meraih—hanya gerak reflek–objek yang dilihatnya. Tapi seiring dengan perkembangan koordinasi mata-tangan dan persepsi yang dalam, kemampuan ini bisa dikendalikan. Artinya, saat menggerakkan tangan, ia melakukannya dengan sadar.
    Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantunya. Anda bisa memanfaatkan senter atau cahaya lampu yang redup di kamar bayi, memindahkan posisi tempat tidur bayi atau mengubah posisi tidurnya. Cara lain berupa meletakkan mainan gantung di atas tempat tempat tidur. Pastikan posisi mainan masih dalam jangkauan penglihatan bayi serta mudah diraih dan disentuh oleh si kecil. Bentuk stimulasi yang paling mudah adalah mengajaknya berbicara atau menunjukkan objek padanya saat sedang berjalan-jalan. Bahkan, posisi memberi makan (baca : menyusui) bisa dimanfaatkan untuk merangsang penglihatan bayi. 
  3. 4 – 8 Bulan
    Di usia ini perkembangan gerakan mata dan keterampilan koordinasi mata/tubuh semakin berkembang. Kemampuan penglihatannya sudah sempurna pada usia 6 bulan. Kedua matanya semakin fokus. Untuk membantu perkembangan kemampuan melihatnya, Anda seharusnya memperlihatkan aneka bentuk dan menyediakan aneka mainan bertekstur yang berbeda-beda. Semua objek tersebut akan mendorong anak bereksplorasi dengan jari-jarinya. Berikan ia kebebasan untuk merangkak dan menjelajah. Gantungkan sebuah mainan atau benda lain di atas tempat tidur si kecil atau bermain ci-luk-ba bersamanya.
  4. 8 – 12 Bulan
    Jika bayi sudah bisa merangkak dan ‘membawa’ tubuhnya, itu artinya ia sudah bisa menggunakan kedua matanya untuk mempertimbangkan jarak. Karena itu kemampuannya meraih dan melempar sebuah benda semakin berkembang dengan tingkat ketepatan yang lebih baik. Biarkan ia merangkak sebab tahap ini sangat penting untuk menstimulasi perkembangan koordinasi mata-tangan-kaki-tubuh. Stimulasi yang Anda berikan bisa berupa balok yang bisa disusun atau mainan bongkar pasang. Sediakan pula mainan yang bisa disentuh, dipegang, dan dilihat secara bersamaan.

Cermati Penampakan Tak Normal

Perkembangan mata berada pada masa paling kritis pada usia 3-4 bulan. Sebab, Sidarta menjelaskan, otak sedang berkembang sangat cepat. Bila terjadi gangguan, pesan-pesan melalui jalur penglihatan tak bisa diterima dengan baik sehingga menyebabkan kelainan pada mata. Koordinasi otot mata pada bayi baru lahir, masih sangat lemah. Bayi sering memperlihatkan kedua matanya berada di dalam, di luar atau tidak bekerja berbarengan. Kondisi ini disebut strabismus yang terjadi akibat tarikan otot salah satu sisi otot mata lebih keras dibandingkan sisi lain.

Jika masalah ini masih muncul hingga usia 3-4 bulan, segera periksa dan konsultasikan dengan dokter mata. Jika salah satu mata anak tidak mampu melihat karena strabismus, otak bayi tidak menerima gambar visual dari mata. Kondisi ini akan ‘memadamkan’ otak, artinya fungsi mata dan penglihatan akan hilang secara permanen. Bebebapa kondisi berikut juga harus segera dikonsultasikan ke dokter ; gerakan mata ke sisi luar atau dalam terlalu kelihatan, mata tidak bergerak normal sebelum usia 3 bulan, atau posisi mata juling terlalu jauh dari daerah hidung.  Kondisi lain yang perlu dicurigai pula misalnya bila hanya salah satu mata yang bergerak atau kedua mata sangat berbeda. Masalah gerakan mata yang cukup parah seringkali membutuhkan operasi.

Untuk mencegah terjadinya cacat lahir, Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan kehamilan rutin dan mengonsumsi makanan dengan diet seimbang sebelum mata bayi berkembang. PG

 Usia  Jenis Mainan  Aktifitas
0-5 Bulan
  • mainan gantung
  • rattle berwarna cerah dan berukuran besar
  • mainan karet yang berbunyi jika ditekan
 ci-luk-ba
 6-8 Bulan
  • aneka jenis mainan berbentuk binatang
  • bath toys yang bisa mengapung
petak umpet dengan mainan 
9-12 Bulan
  • buku dari kain
  • mainan bongkar pasang
  • balok
  • mainan susun
menggulingkan bola ke depan dan ke belakang




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: