PILIH-PILIH ALAS KAKI

nakita.gif

Yuk, cari tahu apa saja kriterianya.


 

Biarpun cuma dipasang di kaki, alas yang satu ini harus menomorsatukan kenyamanan. Apakah itu kaus kaki atau sepatu, sebab fungsi utamanya adalah melindungi kaki. Barulah menjelang usia 1 tahun, fungsinya bertambah, yaitu menopang kaki agar lebih kokoh saat mulai berpijak di lantai. Untuk itu, cari tahu kriteria alas kaki yang baik. Setelah itu, baru urusan mode.

 

BAYI BARU LAHIR

 

Fungsi utamanya melindungi kaki agar tidak kedinginan. Cukup gunakan kaus kaki atau sarung kaki yang nyaman dan hangat. Pilihlah yang terbuat dari katun atau bahan kaus agar dapat menyerap keringat. Hindari karet yang terlalu ketat karena akan terasa sakit dan menghambat aliran darah pada area kaki.

 

USIA 3 BULAN

 

Memasuki usia 3 bulan, bayi sudah mampu tengkurap. Pada periode ini, bayi masih membutuhkan sarung atau kaus kaki. Ada juga kaus kaki berdesain menyerupai sepatu dengan alas tipis.

 

USIA 5 BULAN

Di usia ini, umumnya bayi mulai merayap lalu merangkak. Pada tahap awal merangkak, bagian kaki yang paling banyak digunakan adalah punggung kaki, bukan telapak kaki. Untuk itu dibutuhkan kain yang lebih tebal pada bagian tersebut agar saat merangkak, bagian punggung kaki terasa lebih nyaman.

Alas kaki yang digunakan sudah menyerupai sepatu. Umumnya terbuat dari kain yang lebih tebal dan memiliki alas lentur agar bentuk jari-jari kaki si kecil tidak terbiasa menekuk.

USIA 7 BULAN

 

Di usia 7 bulan, bayi mulai mencoba duduk sendiri. Umumnya aktivitas ini dilakukan secara bergantian, sesekali merangkak kemudian duduk dan bermain. Hendaknya alas kaki yang digunakan memiliki bagian yang agak tebal pada tumitnya, bertekstur, dan tidak licin sehingga saat dia duduk sambil menaik-turunkan kakinya, bagian itu terlindungi oleh alas kaki yang tebal.

 

USIA 9 BULAN

Aktivitas yang dilakukan pada usia 9 bulan adalah mulai berdiri dan merambat ke kiri-kanan. Untuk itu dibutuhkan alas kaki berupa sepatu. Pilihlah sepatu dengan bagian lateral; samping kiri dan kanan lebih keras, sehingga mampu menyangga kaki. Bahan yang digunakan harus lembut sehingga terasa lebih nyaman di kulit, menyerap keringat, dan bagian punggungnya tidak terlalu ketat.

USIA 11 BULAN

Kemampuan berjalan pada setiap anak berbeda-beda antara 11-15 bulan. Memasuki masa ini, ada beberapa bagian yang patut mendapat perhatian, yaitu:

* Bahan yang digunakan sebaiknya agak lebih tebal, seperti, kulit atau kanvas terutama di bagian lateral (samping kiri-kanan), sehingga mampu menjadi penyangga tubuh agar tetap seimbang.

* Bagian tumit hendaknya lebih tebal untuk penyangga tubuh.

* Pilih yang bobotnya ringan tapi tidak terlalu tipis.

Dengan alas sepatu dan lapisan tumit yang baik, bayi dapat lebih mudah menjaga keseimbangan tubuhnya agar stabil dan tidak mudah terjatuh saat belajar berjalan. Sepatu yang terlalu tebal dan berat akan membebani kaki sehingga menghambat pergerakan sendi pergelangan kaki.

Jangan khawatir jika si kecil tampak “kesulitan” saat berjalan menggunakan sepatunya. Selama alas kakinya memiliki kriteria seperti di atas, ia justru terlatih berjalan dengan posisi yang benar.


Konsultan Ahli:

dr. Meidy H. Triangto, SpRM

dari Kid’s Foot Plus, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: