Kenali ‘Tanda Darurat’ Saat Hamil

parent-guide.jpg

Kenali gangguan kesehatan yang dapat mengganggu kehamilan, pertumbuhan janin atau persalinan. Perlu diperhatikan agar tak berubah menjadi gangguan kesehatan permanent.

Gangguan kehamilan dapat terjadi kapan saja. Gangguan itu dapat menghampiri Anda saat kehamilan muda, atau saat memasuki trimester kedua dan ketiga. Bahkan hingga menjelang saat-saat persalinan. Di setiap masa kehamilan itu pun gangguan memiliki jenisnya sendiri-sendiri. Dari yang ringan sampai yang berat.

Anda tak perlu kuatir bila suatu ketika mengalami gangguan kehamilan itu. Karena pada dasarnya semua jenis gangguan kehamilan dapat diatasi. Beberapa di antaranya sebetulnya sudah dapat dicegah. Pencegahannya dapat dilakukan selama Anda melakukan pemeriksaan kehamilan rutin. Tapi bila Anda terlambat mengenali gangguan tersebut, maka gangguan itu merupakan ‘tanda darurat.’ Sebab sebagian diantaranya berbahaya dan membutuhkan tindakan darurat.

Beragam Jenis
Darurat tidaknya gangguan kehamilan itu sesungguhnya tergantung pada situasi khusus atau riwayat kesehatan ibu hamil. Karena itu ada baiknya bila Anda berkonsultasi secara rutin sambil memantau perkembangan kehamilan Anda. Berikut gangguan kesehatan pada kehamilan dari yang berkategori perlu perawatan sampai gawat darurat (penanganan segera) :

  •  Nyeri Pinggang dan Demam.
    Selain dua gejala itu, ada juga gejala lain seperti urin keruh, sering mual-muntah dan nyeri pinggang. Inilah gejala awal munculnya gangguan ginjal.
  • Berdebar-debar dan Sesak Napas.
    Jika dada berdebar, sesak napas, dan lekas lelah sering terasa terutama seusai melakukan aktivitas fisik Anda patut waspada. Bila tak melakukan apapun gejala tadi muncul maka bisa saja Anda mengalami gangguan jantung dalam kehamilan (vitium cordis).
  • Kelopak Mata Sembab & Jari Gemetar.
    Kemungkinan inilah tanda munculnya gangguan kelenjar gondok atau getah bening (hyperthyroid). Gejala lain seperti sering berdebar-debar, badan terasa gerah, dan banyak berkeringat, mungkin juga akan muncul.
  • Mual dan Muntah.
    Adalah normal bila Anda mengalami hal ini pada pagi hari di trimester pertama kehamilan. Tidak normal jika mual-muntah itu terjadi hingga 7 kali dalam sehari. Anda menjadi lemas, hilan selera makan, berat badan turun drastis, hingga terasa nyeri di ulu hati, bisa jadi ada gangguan. Boleh jadi Anda mengidap penyakit berat, dan memerlukan perawatan.
  • Pucat-pasi, Mata Memerah, Telapak Tangan Pucat.
    Ada juga keluhan cepat lelah, dan lesu. Mungkin Anda mengalami anemia, sel darah merah kekurangan unsur hemoglobin. Pada ibu hamil, anemia terjadi karena kekurangan zat besi. Anemia dapat mengganggu janin bahkan jantung ibu hamil. Saat perslainan, ibu hamil anemia akan mengalami gangguan plasenta dan perdarahan pasca-persalinan.
  • Kerap Haus, Lapar & Berkemih.
    Kemungkinan ini adalah tanda dari gangguan diabetes (kencing manis). Ibu hamil dengan kencing manis akan melahirkan anak yang lebih besar dari normal.
  • Perut Mengempis/Tidak Berkembang. Kondisi ini perlu Anda waspadai bila selewat usia kehamilan 5 bulan tak tampak ada perubahan. Anda pun tak merasa ada gerakan janin di perut. Boleh jadi janin dalam kandungan telah meninggal. Segera periksakan  ke dokter. Janin meninggal biasanya harus segera dikeluarkan.
  • Berat Badan Naik Drastis.
    Bila terjadi kenaikan berat badan lebih dari 1 kg dalam sepekan Anda patut waspada. Apalagi bila disertai dengan bengkaknya tungkai dan mata kaki, urin keruh, pandangan berkunang-kunang disertai nyeri kepala.  Inilah gejala terjadinya Pre-Eclampsia. Bila dibiarkan akan menjadi Eclampsia yang akhirnya dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin.
  • Demam Tinggi 3 Hari.
    Sangat mungkin ini gejala Anda mengalami infeksi. Seringkali muncul juga kejang-kejang, jika terjadi infeksi selaput otak.
  • Liang Rahim Berlendir & Berdarah. 
    Bila liang rahim Anda mengeluarkan darah dan lendir di usia kehamilan kurang dari 28 minggu (7 bulan), Anda mungkin mengalami keguguran. Bila terjadi pada kehamilan muda (6-10 pekan) dapat pula berarti terjadi ‘kehamilan terganggu’ (kehamilan ektopik/di luar rahim). 
  • Nyeri & Keluar Lendir di Hamil Tua.
    Ini tanda janin Anda mengalami gangguan pada ari-ari. Anda juga mungkin akan mengalami nyeri dan mulas melilit (kerap tidak muncul), keluar cairan lengket atau merasakan keluarnya air ketuban serupa air seni (‘Ketuban Pecah Dini’). Gejala ini tergolong gawat darurat kehamilan. Janin perlu diselamatkan agar tidak sampai menderita infeksi di dalam kandungan ibunya.

Bila Anda mengalami salah satu gejala di atas, dan Anda tak merasa yakin jangan mengambil kesimpulan sendiri. Segera kunjungi atau telepon dokter langganan Anda. Cara seperti ini memungkinkan Anda mendapatkan pertolongan dan peawatan segera. I PG




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: