Kenali Bahasa Tubuh BAYI

nakita.gif

elain tangisan, bayi berkomunikasi lewat gerak tubuh dan mimik muka.


Andai bayi bisa bicara, orangtua tak kan salah terka. Maunya ditemani, eh ibu langsung menyodorkan ASI. Mau pipis, eh malah disuruh tidur. Salah paham itu lantaran orangtua tak memahami bahasa bayi. Hingga suatu saat beberapa pakar menemukan, tangisan adalah bentuk komunikasi bayi. Bayi memang tidak mengucapkan kata-kata, tapi tangisannyalah yang “berbicara”. Namun, ternyata bayi tidak hanya berkomunikasi lewat tangisan kerasnya, tapi juga mata, kepala, tangan, kaki dan semua anggota tubuhnya. Bahkan ekspresi dan mimik muka.

Sebuah penelitian yang dilakukan Tracy Hogg dan Melinda Blau dalam bukunya Secret of the Baby Whisperer (Gramedia Pustaka Utama), lewat rekaman video dapat dilihat, ekspresi dan gerak tubuh bayi menunjukkan makna. Masing-masing bahasa tubuh bersatu padu membuat sebuah makna khusus. Contoh, bayi yang terlalu lelah akan memulai komunikasi dengan sikap rewel. Jika tak dihentikan segera, kerewelan akan semakin menjadi, matanya mengedip, mulutnya menguap, punggung merenggang, kaki menendang. Hal yang dibutuhkannya adalah istirahat.

Pengamatan jeli orangtua diperlukan agar bisa mengenali bahasa bayi. Ini memang tidak mudah. Ada yang sudah bisa mengenali bahasa bayinya dalam satu minggu, tapi ada juga yang membutuhkan waktu dua bulan. Yang penting diingat, setiap bayi adalah unik. Meski mereka memiliki bahasa gerak umum, namun ada beberapa bahasa gerak khas yang berbeda antara satu bayi dengan bayi lain. Orangtualah yang harus jeli melihatnya.

8 BAHASA TUBUH BAYI

Berikut ke-8 bahasa tubuh bayi menurut Tracy Hogg dan Melinda Blau:

1. BAHASA KEPALA

5. BAHASA TANGAN/LENGAN

No.

Bahasa tubuh Arti

No.

Bahasa tubuh Arti
1. Bergerak dari satu sisi ke sisi lainnya. Lelah 1. Tangan di angkat ke mulut, berusaha untuk mengisapnya. Lapar, jika bayi belum makan dalam waktu 2,5 sampai 3 jam; jika tidak, ia hanya butuh mengisap
2. Berpaling dari benda. Butuh perubahan pemandangan 2. Bermain-main dengan jari. Butuh perubahan pemandangan.
3. Berpaling ke samping dan memanjangkan leher ke belakang (mulut terbuka). Lapar 3. Menggapai ke mana-mana, tidak terkoordinasi, bisa mencakar kulit Terlalu lelah atau ada gas di perutnya. Terlalu lelah atau ada gas di perutnya.
4. Jika dalam posisi tegak, terangguk-angguk, seperti orang tertidur di kereta api. Lelah 4. Lengan gemetar-agak termor. ada gas diperutnya atau nyeri lain.
2. BAHASA MATA 6. BAHASA PUNGGUNG
No. Bahasa tubuh Arti No. Bahasa tubuh Arti
1. Merah, kemerah-merahan. Lelah 1. Melengkung ke belakang, mencari payudara atau botol. Lapar
2. Menutup perlahan dan membuka dengan cepat; perlahan-lahan menutup kembali dan membuka kembali dengan cepat. Lelah 2. Menggeliat, menggerakkan bokong dari satu sisi ke sisi lainnya. Popok basah atau dingin, bisa juga karena perut kembung
3. Memandang kejauhan ­- mata terbuka lebar dan tidak berkedip, seakan-akan diganjal tusuk gigi. Terlalu lelah, terlalu banyak rangsangan 3. Menjadi kaku. Ada gas diperutnya atau nyeri diperut lain
      4. Menggigil. Kedinginan
3. BAHASA MULUT/BIBIR/LIDAH 7. BAHASA KULIT
No. Bahasa tubuh Arti No. Bahasa tubuh Arti
1. Menguap Lelah 1. Dingin, berkeringat. Kepanasan; atau dibiarkan menangis terlalu lama, yang dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan panas dan energi.
2. Bibir berkerut ke depan Lapar 2. Anggota tubuh kebiruan. Kedinginan, atau perut kembung atau nyeri lain, atau dibiarkan menangis terlalu lama; ketika tubuh mengeluarkan panas dan energi, darah ditarik dari anggota tubuh
3. Penampilan seperti menjerit tapi tidak ada yang keluar; akhirnya menangis keras sebelum napasnya mengentak. perut kembung atau nyeri lain 3. Bintil-bintil merinding. Kedinginan
4.

Bibir bawah

bergemetar.

Kedinginan      
5. Mengisap lidah. Menenangkan diri, kadang disalahartikan dengan lapar      
6. Melingkarkan lidah di sisi mulut Lapar-gerak tubuh yang klasik      
7. Melingkarkan lidah ke atas, seperti kadal, tidak disertai dengan mengisap perut kembung atau nyeri lain      
4. BAHASA WAJAH 8. BAHASA KAKI
No. Bahasa tubuh Arti No. Bahasa tubuh Arti
1. Menyeringai, sering kali mengernyit, seperti sedang mengunyah permen; jika berbaring, telentang juga bisa mulai mengedan, memutar ke atas, dan membuat ekspresi  seperti tersenyum. Ada gas atau nyeri lain; atau sedang buang air besar 1. Menendang dengan kuat tanpa koordinasi. Lelah
2. Merah, pembuluh darah di dahi bisa menonjol keluar Dibiarkan menangis terlalu lama, disebabkan menahan napas, pembuluh darah mengembang. 2. Ditarik ke dada. perut kembung atau nyeri perut lain

Saeful Imam. Foto: Ferdi/nakita

Narasumber:

Eva Septiana Barlianto, Psi.,

pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: