Cara Tepat Menyimpan ASI

parent-guide.jpg

Saya sedang mengandung 8 bulan. Setelah mengikuti konseling laktasi dan membaca Majalah Parents Guide edisi bulan ini, yang menampilkan Our Topic mengenai ‘Asi Cegah Kolesterol & Hipertensi’, saya jadi tambah yakin untuk memberikan ASI Eksklusif. Yang ingin saya tanyakan: 1. Saya bekerja. Bagaimana sebaiknya memberikan ASI Eksklusif? 2. Baguskah ASI yang disimpan dalam botol? 3. Berapa lama ASI tahan disimpan dalam botol? 4. Bagaimana ciri-ciri ASI yang telah basi? Sebelumnya, terima kasih atas jawaban Dokter.

Dessie Nataliya, Jakarta

Senang sekali mengetahui Anda yakin untuk memberi ASI Eksklusif, walau Anda bekerja. Bagi ibu-ibu bekerja, yang paling baik adalah membawa bayi ke kantor atau tempat kerja. Masalahnya, saat ini jarang sekali kantor yang memiliki penitipan bayi atau anak. Maka, kita memang harus mengambil solusi kedua, yaitu memberi air susu ibu (ASI) yang diperah atau dipompa. ASI perah inilah yang diberikan saat ibu tidak bersama bayinya.
Cara memerah ASI yang dianjurkan adalah dengan jari, karena selain mudah dan murah, jari adalah alat perah yang ‘selalu dibawa kemana-mana’. Tapi jika Anda memutuskan untuk memakai pompa, janganlah memilih pompa yang berbentuk seperti terompet.

Kenapa? Pompa model ini dilengkapi karet (berbentuk bola) yang harus ditekan saat memompa. Karena bentuknya sedemikian rupa, bola karet ini tidak bisa disterilkan sehingga bisa menjadi media atau ‘lahan’ perkembangbiakan bakteri. Bila memerah dengan pompa semacam ini, ASI yang diperoleh sebaiknya tidak diberikan kepada bayi. Itu sebabnya, pompa terompet sebenarnya ditujukan untuk mengurangi bengkak pada payudara, bukan untuk memerah ASI untuk bayi. Menyimpan ASI dalam botol boleh saja. Yang terbaik adalah botol dari stainless steel (baja antikarat), namun ini tidak banyak dijual. Pilihan terbaik kedua adalah botol yang terbuat dari gelas (kaca), dan terbaik ketiga botol plastik. Pilihan terakhir adalah menyimpan ASI perah di dalam plastik yang lembek, sebab akan banyak zat-zat di dalam ASI yang akan tertinggal (menempel) pada dinding plastik, sehingga bayi akan kekurangan zat-zat tersebut.

ASI akan tetap bagus jika disimpan di udara terbuka selama 7-8 jam. Jika didinginkan di dalam lemari es tahan 2 hari (48 jam). Bila dibekukan di dalam freezer kulkas satu pintu, ASI tetap bagus sampai 2 minggu, dan jika dibekukan dalam freezer kulkas dua pintu, ASI tetap bagus sampai 2 bulan. Jika disimpan selama itu warna ASI bisa saja berubah, namun konsistensi atau rasanya akan tetap. Sedangkan jika disimpan lebih lama dari waktu-waktu yang disebutkan di atas, kemungkinan banyak zat-zat antibodi (zat-zat daya tahan tubuh) di dalam ASI yang hilang. ASI seperti inilah yang sering dianggap sudah basi. Demikian jawaban saya. Selamat menyusui!




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: