BOLEHKAH BAYI PAKAI PERHIASAN?

nakita.gif

Beberapa kebiasaan yang kita lakukan pada bayi masih menjadi pertanyaan soal keamanan dan kenyamanannya. Apa saja? Inilah jawaban atas hal-hal yang mengganjal itu.


1. Membedong

Pada bayi-bayi kecil (< 3 bulan) membedong boleh dilakukan agar bayi merasa hangat. Namun ini sebenarnya bukan suatu keharusan. Pakaian yang agak tebal sebenarnya sudah cukup. Soal tujuan membedong supaya kaki bayi tidak bengkok ini jelas tidak benar. Posisi kaki bayi baru lahir memang agak menekuk mengikuti posisinya di dalam rahim. Seiring dengan bertambahnya usia bentuk kaki akan berubah sendiri menjadi lurus.

2. Memakaikan pospak

Boleh kok memakaikan pospak (popok sekali pakai) pada bayi asalkan tidak sepanjang hari karena dapat mengiritasi kulitnya yang masih sensitif. Jaga kebersihan kulit bayi dengan mengganti pospak setiap bayi buang air besar atau setiap 3-4 jam sekali bila hanya menampung pipis. Bubuhkan krim sebelum memakaikan pospak demi menghindari kontak antara kulit dengan air seni yang sering kali menyebabkan ruam popok. Kenakan pospak di saat-saat tertentu saja, misal kala bepergian atau ketika si kecil hendak tidur supaya tidak selalu terbangun karena basah. Di luar itu cukup mengenakannya celana atau popok yang lembut dan mudah menyerap air.

3. Memakaikan gurita

Gurita hanya dikenakan sebelum tali pusat bayi lepas. Tujuannya supaya si kecil nyaman dan aman. Setelah tali pusatnya puput, gurita bisa ditinggalkan dan diganti dengan kaus singlet atau baju dalam. Keyakinan bahwa gurita dapat membuat perut bayi tidak buncit adalah tidak tepat. Perut bayi memang dari “sononya” agak buncit karena otot perut yang masih tipis dan belum kuat. Jadi pakai gurita atau tidak pakai hasilnya tetap akan sama. Kalau waktunya perut itu mengempis ya akan “kempis” sendiri. Jadi bukan karena gurita.

4. Memberikan dot

Bayi baru lahir wajib diberi ASI selama 6 bulan secara eksklusif dan pemberian ASI sebaiknya dilanjutkan hingga usianya 2 tahun. Bila ibu bekerja dan harus memberi ASI perah, berikan ASI perah dengan sendok, jangan dot karena dapat membuat bayi bingung puting. Bayi akan bingung membedakan antara mengisap payudara dengan dot. Pada akhirnya dia mungkin akan memilih dot dan tak tertarik mengisap payudara lagi karena dot lebih mudah diisap ketimbang payudara. Selain menimbulkan bingung puting dot yang tidak bersih dapat menimbulkan jamur di mulut atau diare pada bayi. Bayi di atas 6 bulan boleh dicoba minum menggunakan cangkir bermoncong sebelum secara bertahap menggunakan cangkir biasa.

5. Mengenakan sepatu

Fungsi utama sepatu bagi bayi adalah melindungi kakinya agar tidak kedinginan. Pada bayi baru lahir cukup gunakan kaus kaki atau sarung kaki yang terbuat dari katun atau bahan kaus agar dapat menyerap keringat. Hindari karet kaus kaki yang terlalu ketat karena akan terasa sakit dan menghambat aliran darah pada area kaki. Nah, di usia 9 bulan saat bayi mulai berdiri dan merambat ke kiri-kanan mulai dibutuhkan alas kaki berupa sepatu. Pilihlah sepatu dengan bagian samping kiri dan kanan lebih keras, sehingga mampu menyangga kaki. Bahan yang digunakan harus lembut sehingga terasa lebih nyaman di kulit, dan menyerap keringat. Pilih yang bobotnya ringan tapi tidak terlalu tipis.

6. Mengenakan aksesori rambut

Boleh bayi didandani asalkan aksesorinya aman dan tetap membuatnya nyaman. Contoh, topi pilih ukuran yang pas; jangan kekecilan atau kebesaran. Untuk bando berkaret hati-hati jangan terlalu ketat karena akan menyakitkan bayi. Perhatikan cara pemakaiannya jangan tepat di atas ubun-ubun karena akan membuat ubun-ubun bayi mendapat tekanan dan bisa mengakibatkan bayi tidak nyaman. Bando juga berisiko menjerat leher bayi bila terlalu longgar. Aksesori jepit amat tidak disarankan mengingat bentuknya yang kecil, agak tajam, dan mudah lepas sehingga berpeluang mencederai bayi.

7. Mengenakan gelang, anting, dan kalung

Anting boleh dipakaikan pada bayi baru lahir asalkan ukurannya kecil, modelnya sederhana, tidak tajam, dan tidak mudah lepas. Anting emas paling disarankan untuk menghindari alergi, terutama bayi yang berbakat alergi. Namun perhiasan lain, seperti gelang emas, gelang kaki, dan kalung tidak disarankan karena dapat memancing orang yang tidak bertanggung jawab melakukan kejahatan. Bahkan, pemakaian kalung pada bayi selain membuatnya tidak nyaman juga bisa menjerat leher bayi. Jadi, hati-hati!

8. Menyematkan peniti di baju/popok

Pakaian bayi harus bebas dari benda-benda tajam dan berbahaya, tak terkecuali pernik-pernik kecil yang mudah terlepas dan berpeluang besar tertelan oleh si kecil. Bila memang harus menggunakan peniti, pakailah peniti yang ukurannya besar dan berpelindung plastik warna warni agar mudah diamati dan tak dapat ditelan atau dimasukkan ke lubang hidung bila terlepas tanpa sengaja. Begitu juga gunting kuku yang banyak disematkan di baju anak-anak, orangtua dulu meyakini hal tersebut dapat menolak bala. Padahal adanya benda tersebut di badan anak malah akan mengundang bahaya.

9. Mengenakan baju/celana jins

Bahan untuk busana bayi yang terbaik adalah bahan alami yang nyaman, lentur dan mudah menyerap keringat seperti katun. Bahan dari jins sebenarnya bukan alternatif yang baik jika terasa keras dan tidak lentur. Yang seperti ini, sesekali dipakaikan tentu tidak apa-apa. Yang penting dari busana adalah nyaman dikenakan, dapat melindungi tubuh dari cuaca dingin, panas, sengatan serangga, atau kontak dengan benda-benda alergen.

Hati-hati dengan busana berenda dari bahan sintetis yang kaku karena kadang membuat kulitnya teriritasi. Waspadai juga baju yang berkancing atau berpayet. Benda-benda kecil seperti itu berbahaya kalau sampai tertelan atau masuk ke dalam hidung bayi.

Narasumber:

dr. Udjiani Pawitro, SpA(K)

 dari RS Sari Asih, Ciledug, Banten




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: