Berbagai Keluhan Kehamilan dan Solusinya

parent-guide.jpg

Saat hamil kondisi fisik berubah. Banyak keluhan yang muncul. Tak semuanya berat tapi ada juga yang ringan dan tak perlu penanganan lebih lanjut. Apa sajakah dan bagaimana mengatasinya?

“Dokter, Saya sekarang sedang hamil pertama. Selama kehamilan yang baru 5 minggu ini kepala terasa pusing dan selalu mual. Apakah ini karena pengaruh hormon atau sebab lainnya? Apakah itu berbahaya? Terima kasih…….

Pertanyaan serupa selalu terdengar dari perempuan yang sedang hamil. Entah itu kehamilan pertama atau bukan. Meski telah tahu keluhan ini merupakan hal yang wajar tapi tetap saja para ibu ini panik. Maka, agar tak tergesa mendatangi dokter di rumah sakit ada baiknya kenali keluhan ringan yang bisa diatasi tanpa bantuan paramedis. Berikut keluhan-kleuhan ringan yang biasa dialami dan cara mengatasinya.

* Pusing

Keluhan ini merupakan keluhan awal dan umum terjadi. Pengaruh hormon saat kehamilan yang menjadi penyebabnya. Hormon progesteron memicu dinding pembuluh darah melebar. Sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah dan membuat calon ibu merasa pusing. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya. Namun bila mulai terasa pusing cobalah untuk beristirahat yang cukup. Tak perlu mengkonsumsi obat apapun karena tak menyelesaikan masalah.

* Mual Muntah

Kedua keluhan ini kerap dikenal dengan istilah (I)Morning Sickness(I). Keluhan ini biasanya muncul di usia kehamilan 6-14 minggu. Rasa mual bisa berubah menjadi mabuk berat (hyperemesis gravidarum). Gejalanya antara lain menurunnya berat badan lebih dari lima persen timbangan masa kehamilan.

Sedangkan muntah disebabkan oleh plasenta yang berkembang dan menghasilkan sejenis hormon HCG. Hormon ini prosentasenya meninggi sesuai dengan pertumbuhan plasenta. Diperkirakan, hormon inilah yang mengakibatkan muntah melalui rangsangan terhadap otot dari poros lambung. Makin tinggi hormon ini makin cepat merangsang muntah.

Untuk mengatasi keluhan ini biasanya dokter akan memberi obat penekan hormon. Namun kadang itu tak berguna. Jika hal ini terjadi pada Anda cobalah mengatasinya dengan mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dalam jumlah sedikit namun sering. Perbanyak minum dan untuk sementara jauhi susu. Konsumsi teh – (I)tannin(I) – sebelum dan sesudah makan akan merelaksasi otot lambung. Perbanyak (I)ngemil(I) makanan kering. Hindari makanan berbumbu dengan bau merangsang. (I)Morning sickness(I) dan muntah akan menghilang pada akhir bulan keempat usia kehamilan.

* Sariawan

Perubahan hormonal memang berdampak pada semua bagian tubuh termasuk organ mulut. Keluhan yang sering dijumpai pada ibu hamil yakni sariawan. Hal ini bisa disebabkan oleh kekurangan gizi tertentu (zat besi, asam folat, vitamin B-12, dan B-6), dan stres. Lainnya, ibu hamil sering mengalami pembengkakan gusi, pembentukan karang gigi, atau gusi mudah berdarah.

Oleh karena itu tak ada obat tertentu untuk mengatasinya. Biasanya dokter akan memberi obat kumur untuk membantu mengatasi peradangan. Selain itu cobalah mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin dan mineral. Meski begitu gigi tidak kehilangan zat kapur atau kalsium sekalipun pada ibu hamil yang kekurangan kalsium. Maka, pendapat yang mengatakan kehamilan akan merusak gigi jelaslah salah.

* Kaku pada tangan dan kaki.

Menjelang akhir kehamilan tangan dan kaki sering mengalami kekakuan. Bagian tubuh tersebut agak membengkak sedikit karena menyimpan cairan. Akibatnya syaraf jadi tertekan. Tekanan ini terasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum. Sehingga tangan dan kaki tidak merasakan apa-apa dan ototnya jadi lemah. Keluhan ini biasanya muncul malam hari.

Gejala ini terasa waktu bangun tidur di pagi hari dan membaik di siang hari. Mengatasinya tak memerlukan obat apapun. Dengan menggerak-gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki yang terasa kaku bisa membantu menghilangkan kekakuan. Penyebabnya diperkirakan karena kekurangan kalsium, kelelahan, atau tekanan rahim pada otot.

* Nyeri ulu hati

Jika mengalami keluhan ini jangan panik. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kecil isi lambung yang lewat di pangkal saluran kerongkongan (penghubung mulut dengan lambung). Tak perlu ke dokter untuk mengatasinya. Malah pencegahannya tergolong mudah. Selama kehamilan, jangan membungkuk atau berbaring datar. Kalaupun ingin berbaring cobalah gunakan bantal yang tinggi. Sediakan pula segelas susu di samping tempat tidur dan minumlah sedikit-dikit setiap kali terasa nyeri.

* Sakit Punggung

Selama kehamilan, sambungan antara tulang pinggul mulai melunak dan lepas. Ini persiapan untuk mempermudah bayi lahir. Rahim bertambah berat, akibatnya, pusat gravitasi tubuh berubah. Secara bertahap, ibu hamil mulai menyesuaikan postur dengan cara berjalan. Hal ini menyebabkan sakit punggung dan pegal. Mengatasinya tak perlu obat cobalah perbaiki cara berdiri, duduk, dan bergerak. Jika harus duduk atau berdiri lebih lama jangan lupa istirahat setiap 30 menit.

* Sembelit

Hormon progesteron saat hamil menyebabkan relaksasi usus. Akibatnya daya dorong usus terhadap sisa makanan berkurang. Sisa makanan yang menumpuk mengakibatkan sembelit. Sebab lainnya bisa juga kandungan zat besi pada tablet khusus ibu hamil. Selain itu, kebiasaan menahan buang air besar seringkali menjadi penyebab. Agar tak berkepanjangan perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan berserat. Satu lagi, lebih teraturlah ke belakang dan minum air putih minimal delapan liter setiap hari.

* Buang air kecil

Inilah keluhan yang paling sering dialami. Adanya janin membuat tekanan pada kandung kemih. Kadangkala penyebabnya kecenderungan ibu hamil yang minum lebih banyak. Akibatnya, ginjal lebih banyak pula memproduksi air seni. Selain itu letak kandung kemih yang bersebelahan dengan rahim membuat kapasitasnya berkurang. Itulah salah satu sebab ibu hamil sering buang air kecil.

Yang perlu diwaspadai, saat ini sering terjadi infeksi pada saluran atau kandung kencing pada ibu hamil. Sayangnya, sulit membedakan buang air kecil lantaran hamil dengan yang disebabkan oleh infeksi. Yang mungkin bisa dijadikan pedoman yakni rasa nyeri yang menyertai. Jika keluarnya air seni diiringi oleh rasa nyeri dan warnanya merah atau keruh mungkin itu pertanda infeksi. Untuk mengatasinya, jangan menunda keinginan buang air kecil.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: